Usai Viral Temui Presiden Israel Stafsus Pj. Bupati Kudus Dipecat

Veridial
18 July 2024 13:56 WIB

Sender.co.id – Pj Bupati Kudus, Muhammad Hasan Chabibie, memutuskan menonaktifkan staf khususnya bernama Munawir Azis. Keputusan itu diambil usai Munawir menjadi satu dari lima orang nahdliyin yang bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzoq.

"Per hari ini (18/7) yang bersangkutan kami nonaktifkan sebagai staf khusus Pemkab Kudus," kata Muhammad Hasan Chabibie dikutip Sender.co.id, Kamis (18/7/2024).

Hasan mengatakan sudah melakukan klarifikasi langsung dengan Munawir terkait keikutsertaannya dalam pertemuan dengan Presiden Israel. Dia mengaku staf khususnya itu juga telah menyampaikan permohonan maaf.

"Sesuai dengan arahan PBNU, saya juga sudah menyimak dan minta klarifikasi. Secara personal minta maaf atas situasi yang kemarin," ujarnya.

Menurut Hasan, pertemuan staf khususnya itu bersama empat nahdliyin dengan Presiden Israel merupakan urusan pribadi. Namun, pertemuan itu telah melukai perasaan umat Islam dalam situasi yang terjadi saat ini di Gaza, Palestina.

"Klarifikasinya juga hampir sama dengan yang dilakukan PBNU sebelumnya," ujarnya.

Munawir Aziz sendiri menjabat Staf Khusus Pj Bupati Kudus Bidang Strategis dan Komunikasi. Statusnya sebagai staf khusus Pj Bupati Kudus telah resmi nonaktif sejak 18 Juli 2024.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) meminta maaf terkait lima orang nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog. Dia memahami bahwa pertemuan itu tidak pantas.

"Sepatutnya saya mohon maaf kepada masyarakat luas seluruhnya bahwa ada beberapa orang dari kalangan NU yang tempo hari pergi ke Israel melakukan engagement di sana," kata Gus Yahya dalam konferensi pers, Selasa (16/7/2024).

"Kami mengerti dan sangat memaklumi bahwa ini, kami merasakan hal yang sama bahwa ini adalah sesuatu yang tidak patut di dalam konteks suasana yang ada saat ini," tambahnya.

PBNU akan memanggil lima orang nahdliyin yang bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog. Pemanggilan akan dilakukan siang ini di PBNU.

"Jadi rencananya jam 2 di PBNU," ujar Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf,

Gus Ipul mengatakan PBNU juga memanggil pimpinan lembaga atau badan otonom (banom) dari ke lima orang tersebut. Nantinya mereka akan dimintai keterangan terkait latar belakang pertemuan tersebut.

"Gus Yahya akan memanggil yang bersangkutan dan juga pimpinan dari lembaga atau banom untuk dimintai keterangan," kata Gus Ipul.

"Sebenarnya seperti apa, latar belakangnya seperti apa," pungkasnya. (*)


Tag

Komentar