Menelusuri Sejarah Pempek dari Palembang dan Cara Pembuatannya

Divya Naila
19 September 2024 10:01 WIB

Sender.co.id - Pempek adalah makanan tradisional yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Makanan ini terbuat dari daging ikan yang digiling halus, kemudian dicampur dengan tepung kanji atau tepung sagu. Pempek biasanya disajikan dengan kuah hitam yang dikenal sebagai cuko. Selain itu, pempek juga hadir dalam berbagai variasi, seperti pempek lenjer dan pempek kapal selam.

Menurut buku "Pempek Palembang Makanan Tradisional dari Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan," pempek diperkirakan sudah ada sejak era Kerajaan Sriwijaya, sekitar abad ke-7 Masehi. Hal ini didasarkan pada temuan di Prasasti Talangtuo yang menunjukkan bahwa tanaman sagu sudah ada di Palembang sejak saat itu. Pempek diyakini merupakan hasil kreasi masyarakat Kayu Agung, suku yang dikenal sebagai pelaut dan pedagang menggunakan kapal pinisi.

Suku Kayu Agung atau Komering Kayu Agung adalah suku asli Indonesia yang berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Pada masa itu, masyarakat Kayu Agung melakukan perdagangan dengan sistem barter, memperoleh sagu dan ubi, lalu menciptakan makanan dengan mencampurkan sagu dengan ikan yang mereka tangkap selama berlayar.

Awalnya, pempek dibuat sebagai bekal untuk perjalanan dagang. Pempek Kayu Agung terkenal sebagai pempek terenak di Sumatera Selatan.

Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa nama pempek berasal dari kata "Apek," yang merupakan sebutan untuk pria tua keturunan Tionghoa. Pempek diketahui telah dijual sejak masa kolonial Belanda, di mana banyak pedagang pempek yang dikenal dengan sebutan Apek. Para pembeli sering memanggil mereka dengan "Pek, empek, mampir sini," yang diduga menjadi asal mula nama pempek. Dahulu, pempek umumnya dibuat dari ikan belida, namun kini ikan tersebut semakin sulit ditemukan dan mahal. Akibatnya, para penjual beralih menggunakan berbagai jenis ikan yang lebih terjangkau.

Salah satu ikan yang umum digunakan untuk membuat pempek adalah ikan tenggiri. Berikut adalah cara membuat pempek Palembang berdasarkan buku "Resep Autentik Pempek Palembang & Masakan Khas Wong Kito":

Bahan-Bahan dan Cara Pembuatan Pempek Khas Palembang:

  • 500 gram ikan tenggiri
  • 300 gram air
  • 5 gram gula pasir
  • 25 gram garam
  • 5 gram penyedap rasa
  • 350 gram tepung sagu
  1. Haluskan ikan tenggiri dan campurkan dengan air menggunakan tangan. Tambahkan gula pasir, garam, dan penyedap rasa, lalu aduk hingga adonan agak mengental.
  2. Masukkan tepung sagu ke dalam adonan dan campur menggunakan tangan, hindari mengaduk terlalu keras.
  3. Bagi adonan menjadi bagian-bagian seberat 150 gram untuk pempek lenjer besar atau 25 gram untuk pempek lenjer kecil, lalu bentuk menjadi silinder.
  4. Rebus pempek dengan api sedang sampai mengapung dan permukaannya terlihat licin. Angkat, tiriskan, dan sajikan pempek dengan cuko. (DY)

Komentar