Kemarin Camat Sembunyi di Kolong Meja, Kini Ruangan Kades Penuh Stiker Paslon Pilkada Pesawaran

Veridial
07 October 2024 16:38 WIB

 


Sender.co.id - Warga menemukan ribuan stiker bergambar pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran nomor urut 2, Nanda Indira-Antonius, di dalam laci ruangan kerja Kepala Desa Sukaraja, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (7/10).

 

kantor Desa Sukaraja telah dijaga ketat oleh petugas kepolisian dari Polres Pesawaran. Bahkan di depan pintu masuk dijaga berlapis. 

Informasi yang dihimpun di lokasi, warga mendapatkan kabar bahwa di kantor Desa Sukaraja ditemukan ribuan stiker dari paslon nomor urut 2, Nanda-Anton, yang diduga sebagai pelanggaran pemilu. 

Atas laporan dari warga tim dari paslon nomor urut 1, Aries Sandi DP-Supriyanto, mendatangi lokasi di Desa Sukaraja, Minggu malam (6/10). Namun, karena hari libur kantor Desa Sukaraja baru bisa dibuka, Senin (7/10). 

Pada pukul 09.22 WIB, pintu kantor Desa Sukaraja sudah dibuka dan di dalam terlihat petugas dari KPU, Bawaslu, dan personel Polres Pesawaran. 

Sekitar pukul 09.44 WIB pemeriksaan terhadap temuan dugaan stiker bergambar paslon nomor urut 2, Nanda-Anton, selesai. Tim dari paslon nomor urut 1, Aries Sandi DP-Supriyanto, akan melaporkan temuan itu kepada Bawaslu Pesawaran. 

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Bawaslu Pesawaran terkait temuan ribuan stiker bergambar paslon nomor urut 2, Nanda-Anton, di dalam laci ringan kerja Plt Kepala Desa Sukaraja, Widiyantoro.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon (paslon) Nomor Urut 2, Nanda- Antonius, M Nasir, mengaku belum mengetahui adanya temuan stiker bergambar paslon di Desa Sukaraja, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

"Iya belum tahu persisinya," kata M. Nasir Senin (7/10). 

Untuk itu, dia meminta kepada semua tim pemenangan paslon nomor urut 2, agar tidak melakukan pelanggaran selama masa kampanye sampai pada hari pemilihan pada 27 November 2024 mendatang. 

"Kita berharap kepada semua tim pemenangan paslon nomor urut 2, agar tidak melakukan pelanggaran. Jika ada pelanggaran kita serahkan sepenuhnya kepada pihak berwewenang," ujarnya. (VE)

Komentar