(Seluruh kepala daerah dikumpulkan presiden Joko Widodo di IKN/kompas)
Sender.co.id - Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah untuk segera menyelesaikan administrasi anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Permintaan ini disampaikan mengingat Pilkada serentak akan segera dilaksanakan. Arahan tersebut disampaikan Jokowi saat mengumpulkan gubernur, bupati, dan wali kota di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Selasa (13/8/2024).
"Untuk urusan Pilkada, saya minta agar administrasi anggaran segera diselesaikan," ujar Jokowi dalam pengarahan yang dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Jokowi juga meminta kepala daerah untuk segera berkoordinasi mengenai aspek keamanan Pilkada 2024 dan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pasalnya, keamanan harus ditingkatkan mengingat Pilkada kali ini dilaksanakan secara serentak di seluruh daerah.
"Kami belum pernah menghadapi Pilkada serentak sebelumnya. Dulu, jika tidak serentak, keamanan bisa dibantu oleh kabupaten, provinsi, atau daerah lain. Sekarang, semua harus dilakukan serentak, jadi penting untuk dibicarakan dengan serius," jelasnya.
Jika kepala daerah merasa ragu mengenai kekuatan keamanan di daerahnya, Jokowi meminta agar hal tersebut disampaikan langsung kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) atau Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
"Jika untuk provinsi, sampaikan langsung ke Kapolri, karena ini berkaitan dengan keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan pada bulan November," tambah Jokowi.
Pilkada serentak akan dilaksanakan pada bulan November di seluruh Indonesia. Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk memperbarui daftar pemilih Pilkada Serentak 2024.
Daftar pemilih tetap (DPT) akan ditetapkan paling lambat pada 23 September. Dari DPT yang ditetapkan, KPU akan menentukan lokasi dan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta kebutuhan perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara di masing-masing TPS.
KPU memiliki waktu kurang dari dua bulan untuk distribusi logistik, mengingat masa kampanye Pilkada 2024 berlangsung selama 60 hari, dari 25 September hingga 23 November 2024, sebelum masa tenang pada 24-26 November 2024, dan pemungutan suara pada 27 November 2024. Durasi kampanye ini 15 hari lebih singkat dibandingkan Pemilu 2024 pada Februari lalu. (DY)
Komentar