Gegara Nonton Video Porno, Motif Armor Toreador Aniaya Cut Intan Nabila

Divson
14 August 2024 11:49 WIB

Sender.co.id - Polisi akhirnya mengungkap motif Armor Toreador melakukan KDRT kepada istrinya, Cut Intan Nabila. Berdasarkan pemeriksaan Armor Toreador melakukan KDRT karena ketahuan nonton video porno.

"Motifnya saya sampaikan, mohon maaf, hasil pemeriksaan dari Tersangka bahwa Tersangka ketahuan menonton video porno, hasil pemeriksaan Tersangka," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Rabu (14/8/2024).

Namun keterangan Armor tersebut tidak langsung ditelan mentah-mentah oleh Polisi. Pihaknya akan melakukan cross-check kepada Cut Intan Nabila selaku korban.

"Namun kami ingin menggali pemeriksaan dari korban karena kemarin faktor psikologi masih trauma. Kami berinisiatif menghentikan dulu pemeriksaan korban," ucap Rio.

Lebih lanjut, saat ditanya soal isu perselingkuhan yang menjadi motif penganiayaan, Rio mengatakan pihaknya masih mendalami hal itu. Namun, ia menegaskan, hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka, KDRT dilakukan karena ketahuan nonton film porno.

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap ponsel Armor Toreador terkait pengakuannya itu. Sayangnya, ia sudah menghapus rekaman film porno tersebut.

 

Ditetapkan Jadi Tersangka

Polisi berhasil menangkap Armor Toreador, suami selebgram Cut Intan Nabila atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Armor berhasil ditangkap sebelum melarikan diri.

"Kami mendapat informasi sebelum dia berangkat melarikan diri, kami tangkap hari itu juga," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Rabu (14/8/2024).

Rio menjelaskan pihaknya langsung turun mendatangi korban setelah mendapatkan informasi viral KDRT tersebut. Polisi juga membawa korban Cut Intan Nabila ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Sebelumnya, polisi menyelidiki Armor Toreador yang pada saat itu dia sudah meninggalkan rumahnya. Polisi mengetahui Armor pergi ke sebuah hotel hingga ditangkap di sana.

"Pada pukul 16.00 WIB, tersangka kami monitor melakukan check-in di sebuah hotel bilangan kawasan Kemang. Sehingga saya mintakan segera tangkap, nggak pakai lama," ujar Rio. (*)

 

Komentar